Di bulan ini aku seneng banget karena bisa baca salah satu karya penulis favoritku alias Tere Liye. Mumpung lagi libur lebaran juga jadi aku memutuskan untuk baca buku bantal ini, yang surprisingly enak buat diikutin.
Novel yang mau aku bahas kali ini yaitu Tentang Kamu yang ditulis oleh Tere Liye. Kalau kalian penasaran gimana impresiku terhadap novel ini langsung saja yuk kita mulai ke videonya!
Masalah belum berhenti di situ, karena Sri Ningsih meninggalkan harta warisan sebesar 19 triliun rupiah. Zaman pun ditugaskan untuk mencari siapa ahli waris Sri Ningsih, dan di sinilah petualangan mulai berjalan.
Semakin kita mendalami ceritanya, kita akan mulai disuguhkan dengan cerita Sri Ningsih mulai dari kelahirannya hingga akhir hayatnya. Penasaran dengan bagaimana novel ini berkisah, sekarang kita masuk ke reviewnya ya!
Novel ini dituturkan dari sudut pandang orang ketiga, yang mana di sini akan dibagi berdasarkan penuturan dari Zaman dan Sri Ningsih itu sendiri. Di bagian awal kita akan mengikuti bagaimana Zaman yang memulai persiapan untuk interviewnya di Thompson & Co hingga dia pun diterima bekerja di firma hukum tersebut, yang langsung mendapatkan penugasan mengurus harta warisan Sri Ningsih. Sementara di sisi lain kita akan mengikuti kisahnya Sri Ningsih secara langsung. Aku bisa bilang, seperti biasa, Tere Liye mengisahkan ceritanya dengan apik, diksinya mudah diikuti dan penggambaran setting tempat di sini benar-benar bikin ceritanya terkesan hidup meskipun ada beberapa bagian yang too good to be true. Tapi ya, namanya cerita fiksi kalau nggak gitu ya mau gimana ya?
Kemudian untuk alur di novel ini tentu saja berdasarkan penjabaranku tadi bergerak secara maju mundur di mana untuk di masa sekarang kita akan mengikuti penuturan kisah dari Zaman, tentang dirinya yang memulai "ekspedisi" untuk mencari latar belakang dan apa pun yang dapat dikaitkan dengan kehidupannya Sri Ningsih. Sementara untuk alur mundurnya dari cerita Sri Ningsih itu tadi. Biasanya sih cerita yang menampilkan bagian Sri Ningsih ini adalah kisah atau cerita dari tokoh lain sepanjang Zaman melakukan perjalanan itu, namun kita para pembaca seperti bisa benar-benar langsung melihat ceritanya dari kacamata si Sri Ningsih ini sendiri.
Tokoh-tokoh di sini sebenernya ada banyak cuma beberapa yang menjadi highlight adalah Rajendra, seorang penjual kebab yang selalu disinggahi oleh Zaman sebelum dirinya berangkat bekerja dan Tilamuta, adik tiri Sri Ningsih ketika dirinya masih berada di Indonesia. Aku nggak bisa banyak cerita tentang tokohnya karena takut menjadi spoiler, tapi yang pasti penggambaran karakter dari tiap-tiap tokoh di sini tuh kuat banget dan bikin ceritanya kompleks dan menghadirkan banyak emosi ke pembaca.
Sekarang aku mau bahas hal yang aku suka dari sini, tentu saja yang pertama dari penggambaran setting tempat yang apik. Aku tuh baru nyadar terkadang Tere Liye suka mengambil tempat yang cukup antimainstream termasuk di cerita ini. Sri Ningsih kecil digambarkan tinggal di Pulau Bungin, Sumbawa yang mana digambarkan dekat dengan laut, rumah penduduk yang berdempet, dan familiar dengan cuaca buruk. Belum lagi karena Zaman bekerja di London, ada sedikit sentuhan narasi penggambaran setting tempat London itu sendiri yang bikin aku terperangah waktu bacanya. Dan yang pasti message atau pesan dari cerita ini yang bagus banget, mengajarkan kesabaran, ketabahan hati, dan bagaimana life must go on tidak peduli apa pun yang terjadi pada kita. Aku benar-benar salut dengan Sri Ningsih yang tabah menjalani hidup meskipun hidup itu sendiri jahat pada dirinya yang tersalurkan baik dari orang di sekitarnya, lingkungannya, atau hal lain.
Sementara untuk hal yang aku kurang suka, karena novel ini tuh tebel banget ya, jadi aku merasa ada satu-dua bagian yang menurut aku cukup membosankan untuk diikuti atau ketika membaca bagian-bagian tertentu tuh bikin sedikit ngantuk. Selain itu aku merasa di bagian ending ceritanya sedikit dibuat dengan tergesa-gesa dan ada satu bagian yang menurut aku menyangkut hidup Zaman juga dimasukkan di sini yang juga terkesan dibuat tergesa-gesa. Tapi selebihnya novel ini aku rekomendasikan buat kamu tertutama yang suka dengan karya Tere Liye, khususnya yang suka dengan cerita dengan latar belakang yang vivid dan pesan hidup yang apik.
Karenanya aku mau kasih Tentang Kamu 4,5 dari 5 bintang. Sebuah novel yang mengajarkan banyak pelajaran hidup buat pembacanya.
Oke itu tadi adalah reviewku mengenai Tentang Kamu yang ditulis oleh Tere Liye. Kalau kamu pernah baca juga coba kasih tahu di kolom komentar di bawah ya gimana impresinya. Sekian dulu blognya dan kita akan ketemu lagi di review-review selanjutnya, dadah!

Komentar
Posting Komentar