Sekitar tahun 2024 aku sempat memasukkan Babel karyanya R.F. Kuang ke dalam wishlist-ku sampai akhirnya diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh Shira Media, tapi nggak kunjung beli karena harganya mahal banget. Barulah di tahun 2026 ini aku berhasil membelinya dan selesai membacanya dan aku suka banget! Nggak heran novel ini jadi favorit banyak orang karena ceritanya sendiri memang se-compact itu. Kalau kalian penasaran apa isi ceritanya dan gimana impresiku, langsung saja kita mulai yuk ke reviewnya! Babel ini bercerita tentang Robin, anak laki-laki asal Kanton yang suatu saat dibawa oleh Profesor Lovell menuju London untuk dijadikan sebagai anak wali. Sejak saat itu dia dididik dan ditempa untuk mempersiapkan dirinya masuk ke Universitas Oxford dengan belajar banyak di dunia perbahasaan. Singkat cerita Robin diterima di Universitas Oxford dan bersama 3 orang teman seangkatannya yaitu Ramy, Victoire, dan Letty, keempatnya mulai membangun persahabatan yang erat dan saling mengisi hari-h...
Salah satu unsur yang aku suka dalam sebuah novel adalah ketika penulisnya memasukkan sentuhan time travel ke dalam ceritanya, yang bikin pengalaman membacanya jadi asik dan bikin ada petualangan tersendiri yang bisa diikuti lewat lintas waktu. Seperti halnya Will You Be There? yang ditulis oleh Guillame Musso ini, aku nggak nyangka bahwa novel ini akan memasukkan unsur itu pula, dengan kisah percintaan dan persahabatan yang manis. Kalau kalian penasaran gimana impresiku, langsung saja kita review yuk novel ini! Will You Be There? ini menceritakan tentang Elliot, seorang dokter bedah yang saat ini sudah berusia 60 tahun. Saat dirinya berusia 30 tahun, sesuatu telah menimpa orang yang dia cintai yang menyebabkan dirinya diliputi rasa penyesalan selama 30 tahun terakhir. Suatu saat, Elliot sedang berada dalam sebuah ekspedisi untuk membantu masyarakat di Kamboja dan pria misterius memberinya sebuah pertanyaan: apa yang paling diinginkan oleh dokter itu? Tentu saja ingatan akan 30 tahun l...