Langsung ke konten utama

Kisah Perjuangan Para Penerjemah dibalut Bumbu Magical Realism dan Politik? Review Novel Babel

Sekitar tahun 2024 aku sempat memasukkan Babel karyanya R.F. Kuang ke dalam wishlist-ku sampai akhirnya diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh Shira Media, tapi nggak kunjung beli karena harganya mahal banget. Barulah di tahun 2026 ini aku berhasil membelinya dan selesai membacanya dan aku suka banget!

Nggak heran novel ini jadi favorit banyak orang karena ceritanya sendiri memang se-compact itu. Kalau kalian penasaran apa isi ceritanya dan gimana impresiku, langsung saja kita mulai yuk ke reviewnya!



Babel ini bercerita tentang Robin, anak laki-laki asal Kanton yang suatu saat dibawa oleh Profesor Lovell menuju London untuk dijadikan sebagai anak wali. Sejak saat itu dia dididik dan ditempa untuk mempersiapkan dirinya masuk ke Universitas Oxford dengan belajar banyak di dunia perbahasaan.

Singkat cerita Robin diterima di Universitas Oxford dan bersama 3 orang teman seangkatannya yaitu Ramy, Victoire, dan Letty, keempatnya mulai membangun persahabatan yang erat dan saling mengisi hari-hari satu sama lain selama perkuliahan.

Babel, judul novel ini diambil dari nama gedung yang ada di Universitas Oxford tersebut yang digambarkan sebagai menara 8 lantai yang memiliki kesibukan luar biasa untuk para mahasiswa yang bergelut dengan penerjemahan. Menara Babel ini pulalah yang digambarkan sebagai penghasil perak secara masif di Inggris sampai menyebar ke segala negara karena dikenal akan kekuatan yang menggabungkan paduan bahasa sekaligus.

Akan tetapi tanpa keempat bersahabat ini sadari, suatu bahaya tak kasat mata mulai mengancam keselamatan Babel dan ada pihak-pihak yang berusaha meraih keuntungan lewat perak yang mereka ciptakan. Bahaya macam apa dan bagaimana kisah selanjutnya kamu baca sendiri di novelnya ya!

Sekarang kita masuk ke narasi novel ini. Narasinya dipaparkan menggunakan sudut pandang orang ketiga yang akan befokus pada Robin selaku tokoh utama di sini. Meskipun begitu, di beberapa bagian kita nanti akan sedikit mengikuti kisah tokoh lain yang hanya sebagai selingan yang lebih dimaksudkan untuk menjelaskan latar belakang dari beberapa tokoh itu saja. Narasinya digambarkan dengan luwes, mengalir, dan mungkin karena faktor terjemahannya juga yang patut diapresiasi. Pemilihan diksi di novel ini bisa aku bilang indah, layaknya membaca novel klasik, yang mungkin juga dipengaruhi oleh faktor bahwa novel ini bersetting di tahun 1830-an.

Untuk alur dari novel ini digambarkan maju di mana kisah bermula dari Robin yang sedang meratapi nasib keluarganya setelah adanya penyebaran wabah Kolera di Kanton, Tiongkok sana. Kemudian kita akan melihat  pertemuan Robin dengan Profesor Lovell yang segera membawanya ke Inggris, tepatnya di London dan mulai menjadi anak walinya. Buku ini dibagi menjadi lima bagian di mana di tiap-tiap bagian menceritakan kisah Robin dan kawan-kawan dari tahun pertama sampai tahun terakhirnya di Universitas Oxford tersebut. Alurnya memang dibangun perlahan oleh penulis dan bisa dengan lihai memasukkan cliff-hanger di akhir babnya yang bikin pembaca jadi pengen terus-terusan untuk membalik halamannya.

Tokoh-tokoh di novel ini juga ada banyak banget yang bisa membuat kamu kewalahan ketika dimunculkannya beberapa tokoh itu. Meskipun kemunculan tokoh-tokoh ini juga perlahan-lahan, tapi aku sendiri ketika sudah membaca sampai bagian ending juga sedikit kewalahan mengingat nama-nama kita. Untuk tokoh empat bersahabat ini aku bisa bilang karakternya masing-masing digambarkan kuat. Dengan latar belakang mereka yang berbeda-beda juga menambah kesan multikultural sehingga kadang penulis memasukkan unsur sejarah di negara mereka masing-masing. Untuk tokoh-tokoh lain di sini terkadang juga bisa menambah suasana tegang karena adanya pertikaian konflik antara orang-orang di Babel dengan orang di luar Babel, atau bahkan pertikaian konflik antarnegara yang bikin ceritanya makin intens lagi.

Sekarang aku mau bahas hal yang aku suka dari novel ini. Yang pertama dari kelihaian penulis menggambarkan suasana ceritanya yang didukung oleh setting waktu, setting tempat, khususnya menggambarkan lanskap Babel itu sendiri yang aku bisa membayangkan sangat megah gitu ya. Selain itu aku juga suka dengan sisipan sejarah kecil yang dimasukkan ke sini yang bikin kita jadi tahu hal-hal yang terdengar remeh, seperti katakanlah budaya minum teh di Inggris itu terjadi karena adanya ekspor besar-besaran dari Tiongkok dan lain sebagainya. Juga membahas tentang perak, yang menjadi daya tarik dan daya magis novel ini karena perak tersebut digambarkan memiliki kekuatan tergantung dari padanan kata dalam dua bahasa yang berbeda di sini yang bikin novel ini semakin hidup. Dan nggak luput dengan plot twist di beberapa bagian yang sanggup bikin aku melongo, merinding, dan bikin aku merasa hampa setelah membaca buku ini.

Sementara untuk hal yang aku kurang suka, bisa aku bilang ini lebih ke output cetakan bukunya ya. Karena aku baca versi terjemahan Bahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Shira Media, novel ini jarak antarparagrafnya tuh rapet banget dan juga font-nya kecil, sehingga untuk aku yang matanya minus ini sedikit kewalahan membaca buku setebal 640 halaman ini. Tapi kalau dari segi cerita, aku akui Babel ini layak dinobatkan sebagai masterpiece yang aku baca di tahun 2026 ini.

Dan karena suka banget, aku mau kasih rating 5 dari 5 bintang untuk novel ini. Sebuah dark academia fantasy yang bikin aku puas ketika selesai membacanya. Pertemanan, perlawanan, permusuhan, semua dipadu-padankan menjadi satu yang dinarasikan dengan apik dan epik. Dan setelah baca novel ini jujur saja aku jadi mulai tergelitik dan merenung terkait profesi penerjemah novel yang selama ini sepertinya jarang diapresiasi. Dan nggak luput, aku jadi pengen buat baca karya-karya lain dari R.F. Kuang!


Oke itu tadi adalah reviewku mengenai Babel yang ditulis oleh R.F. Kuang. Gimana dengan kamu, apakah kamu juga suka dengan novel ini bisa tulis di kolom komentar di bawah ya! Aku akhiri dulu blognya sampai sini dan kita akan ketemu lagi di review-review selanjutnya. Dadah!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baca Novel ini Bikin Merinding Sama Kelakuan Manusia! Review Novel Ve

Nggak kerasa 2024 sudah sampai di bulan Februari. Dan sedikit berbeda dengan kebanyakan orang yang mengawali atau menentukan tema bacaan di bulan ini dengan romance, aku memutuskan untuk membaca buku-buku dengan genre misteri-thriller. Salah satunya yang akan aku review di kesempatan kali ini, yaitu Ve karyanya Vinca Callista. For your information, buku ini adalah buku ke-2 dari Vinca Callista yang aku baca, dan kali ini aku akan mencoba review dengan sedikit comparison dengan buku lain yang pernah aku baca. So, tanpa berlama-lama lagi langsung saja kita mulai yuk ke reviewnya! Novel ini bercerita tentang seorang gadis bernama Vermillion yang lebih akrab dipanggil Ve. Suatu hari setelah ia pulang dari rumah temannya, ia mendapati kondisi apartemennya yang tidak seperti biasanya. Ayahnya mulai meracu mengatakan bahwa ibunya pergi, pergi bersama selingkuhannya menuju London. Ve dengan pikiran yang belum sepenuhnya bisa mencerna semua ini, mulai disadarkan kembali dengan ayahnya yang meng...

Kasus Misteri Pembunuhan dengan Ending yang Kelewat Santai? Review Novel The Newcomer

Setelah membaca judul Malice yang ditulis oleh Keigo Higashino, aku melanjutkan untuk membaca judul lain dari seri detektif Kaga yang diterbitkan oleh Gramedia. Meskipun novel berseri, tapi ceritanya tidak saling bersambung. Makanya di blog kali ini aku bakalan membahas nih novel The Newcomer yang ditulis oleh Keigo Higashino, yang mana judul terjemahannya menjadi Pembunuhan di Nihonbashi. Tanpa berlama-lama lagi langsung saja kita mulai yuk ke reviewnya! Novel ini bercerita mengenai kasus pembunuhan yang menimpa seorang wanita berusia sekitar 45 tahun, yang ditemukan tewas di apartemennya di daerah Kodenma-cho. Detektif Kaga yang kita temui di novel Malice dikerahkan untuk kasus ini, yang mana posisinya baru saja dipindahtugaskan di Nihonbashi, dan dekektif Kaga-lah yang menangani kasus ini dengan beberapa seniornya. Tidak menyangka bahwa penyelidikan yang dilakukan oleh detektif Kaga sedikit banyak akan mengungkapkan rahasia-rahasia dari banyak tokoh yang secara tidak langsung berhub...

Mengenal 5 Rasul Ulul Azmi Lewat Buku ini! Review Graphic Novel Ulul Azmi

Buat kamu yang Muslim, pasti sudah nggak asing dengan sebutan Ulul Azmi ya, yaitu 5 rasul yang diberkati wahyu luar biasa oleh Allah swt. dalam penyebaran agama Islam di zaman-zaman kehidupan Nabi. Nah pas banget nih aku ada satu bacaan tentang Ulul Azmi tersebut yang akan aku bahas di kesempatan kali ini. Di blog kali ini aku mau membahas sebuah graphic novel dengan judul Ulul Azmi: Kisah 5 Nabi Pilihan yang ditulis oleh Yuyun. Penasaran seperti apa impresiku? Langsung saja kita mulai yuk ke reviewnya! Sesuai dengan judul dari graphic novel ini, di sini berisikan kisah 5 nabi yang mendapat gelar Ulul Azmi, yang terdiri dari: Nuh as, Ibrahim as, Musa as, Isa as, dan Muhammad saw. Mungkin kita pribadi sudah sering ya mendengar atau at least tahu bagaimana kisah dari nabi-nabi tersebut beserta wahyu-wahyu yang diberikan kepada mereka. Dan dengan adanya graphic novel ini semacam menjadi media lain untuk kita tahu cerita secara detailnya. Di sini berisikan 5 bab yang mana di masing-masing ...

Fantasi dengan Hierarki dan Power yang Antimainstream? Review Novel Renegades

Siapa di sini yang suka baca novel fantasi? Apalagi yang ada unsur pertarungan ala-ala semi dark fantasy itu? Kayaknya kamu bakalan suka sama novel Renegades karyanya Marissa Meyer yang satu ini. Ikutin terus reviewnya untuk tahu gimana impresiku sama novel ini ya! So tanpa berlama-lama lagi langsung saja kita mulai yuk ke reviewnya! Novel ini bercerita tentang gadis kecil bernama Nova yang hidup sederhana dengan kedua orang tuanya dan adiknya yang masih bayi di sebuah apartemen kecil dan sempit di suatu gang. Nah, Nova ini tuh hidup di era di mana telah terjadi revolusi yang berawal dari Era Anarchy sampai masa kejayaannya dan yang perlahan mulai runtuh sejak adanya golongan baru yang bernama Renegades, dan Renegades ini digadang-gadang sebagai penyelamat atau penolong top nomer satu di era revolusi tersebut. Namun nova menyaksikan sendiri bahwa apa yang dikatakan terkait Renegades hanyalah omong kosong semata sehingga dia mulai menaruh dendam pada Renegades dan ingin membalaskan dend...

Melihat Isu Diskriminasi Ras Dari Sudut Pandang Anak Kecil? Review Novel To Kill a Mockingbird

Aku sering banget ngelihat judul To Kill a Mockingbird yang ditulis oleh Harper Lee ini sebagai salah satu novel klasik yang katanya wajib dibaca minimal sekali seumur hidup. Sampai akhirnya aku berpikir emangnya isinya tentang apa sih kok sampai dapat label tersebut? Sampai akhirnya aku punya kesempatan untuk baca novel ini bulan ini dan akhirnya aku bisa membuktikan kenapa novel ini diberi label tersebut, bahkan menurutku layak untuk mendapatkan label minimal baca sekali seumur hidup. Jadi di sini aku bakal mereview novel ini serta menjabarkan bagaimana impresiku pada akhirnya dan berapa rating untuk buku ini. Kalau kalian penasaran langsung saja kita mulai yuk ke reviewnya! Novel ini bercerita tentang kehidupan seorang anak perempuan yang bernama Jean Louise. Dia hidup di era Amerika pada tahun sekitar 1950-an, di mana tahun-tahun itu masih getol-getolnya Amerika melakukan "perlakuan khusus" alias diskriminasi kepada ras-ras tertentu, khususnya ras orang kulit hitam. Jean ...

Komik Action dengan Bumbu Time Travel? Review Komik Tokyo Revengers vol. 1

Di bulan ini aku membaca satu komik yang awalnya aku nggak berharap banyak, tapi setelah aku baca cukup menarik karena menghadirkan unsur action. Nggak hanya itu, di sela-sela adegan action tersebut ternyata juga ada hubungannya sama time travel loh! Wah, komik apaan tuh emangnya? Kali ini aku akan bahas komik Tokyo Revengers vol. 1 yang ditulis oleh Ken Wakui. Aku baca komik ini di Google Play Books, jadi kamu juga bisa dapatkan komik ini di sana ya! Oke tanpa berlama-lama lagi langsung saja yuk kita mulai ke reviewnya! Komik ini bercerita tentang seorang laki-laki bernama Takemichi yang melihat pada berita di suatu hari, tentang adanya sebuah pembunuhan oleh gangster yang cukup menakutkan di Jepang. Betapa terkejutnya Takemichi saat mengetahui bahwa mantan pacarnya, satu-satunya pacar yang ia punyai saat masih sekolah dulu, juga ikut menjadi korban pembunuhan tersebut. Takemichi yang mulai mengingat-ingat banyak kejadian dengan Hinata, pacar lamanya itu, mulai kehilangan "arah...

Satu Buku Dengan Tema Kompleks Dengan Ending yang Heart-Warming, Review Novel Illuminae

Buat kamu yang mungkin sudah berkecimpung di dunia perbukuan sebelumnya, pasti tahu salah satu seri fantasi yang cukup hype satu ini, yang bakalan aku bahas di kesempatan kali ini, yaitu Illuminae karyanya Amie Kaufman & Jay Kristoff. Aku beruntung banget bisa dapetin buku ini secara preloved dengan harga murah, di tengah buku ini sudah mulai langka-langkanya. Dan ternyata setelah membaca novel ini aku merasa kalau memang novelnya cukup worth the hype. Pensaran gimana impresiku selanjutnya mengenai novel ini, langsung saja yuk kita mulai ke reviewnya! Novel ini bercerita tentang seorang gadis bernama Kady dan juga pacarnya Ezra, yang pada suatu pagi memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka. Mereka pun awalnya saling tak percaya dan harus melepaskan hubungan mereka dengan berat. Namun tak lama setelah mereka memutuskan hubungan itulah, sepasukan pesawat tempur datang dan menginvansi planet tempat mereka tinggal. Kekacauan di mana-mana dan mereka pun saling membantu menyelamatkan ...

Buku ini Nggak Cocok Buat yang Punya Thalasophobia!? Review Novel Bola Asing

Pernah nggak kalian underestimate suatu buku dan kemudian kalian memutuskan untuk tetap baca dan menyadari bahwa buku itu adalah salah satu buku terbaik yang pernah kalian baca? Itulah yang terjadi oleh aku ketika membaca Sphere yang ditulis oleh Michael Crichton . Untuk yang aku baca ini adalah versi terjemahan yang diterjemahkan oleh Gramedia dengan judul Bola Asing . Daripada kalian penasaran dengan isinya, langsung saja yuk kita mulai ke review novelnya~   Novel ini bercerita tentang Norman Johnson , seorang psikolog yang direkrut oleh Angkatan Laut Amerika Serikat karena diduga ditemukan adanya pesawat luar angkasa di 300 meter di bawah permukaan laut. Selain itu juga didatangkan orang-orang dengan ahli bidang yang berbeda-beda dalam misi tersebut seperti ahli matematika, zoologi, kelautan, dan masih banyak lagi. Awalnya semua berjalan normal sembari Norman mulai membiasakan diri dengan lingkungan barunya itu, masalah mulai muncul satu per satu. Di kedalaman tersebut, mister...

Retelling dari Alice's Adventure in Wonderland dari POV Ratu Hati? Review Novel Queen of the Hearts

Siapa di sini yang pernah baca atau nonton Alice's Adventure in Wonderland? Aku personally suka banget sama filmnya, dan ketika membaca ini tanpa aku sadari bahwa ini adalah novel retelling dari AAW yang membuatku bernostalgia dan kebetulan aku suka banget! Novel yang mau aku bahas yaitu Queen of the Hearts yang ditulis oleh Colleen Oakes. Dan setelah aku cari tahu novel ini tuh ternyata judul pertama dari seri Queen of Hearts Saga. Aku sendiri meminjam buku ini dari perpustakaan kampus secara random dan ternyata bagus! Jadi daripada kelamaan yapping, langsung kita mulai ke reviewnya saja yuk! Novel ini bercerita tentang Dinah sebagai putri sulung dari Raja Hati, raja yang memimpin di Wonderland saat ini hidup dengan penuh kekerasan. Sifat ayahnya yang keras itu pun tidak pernah lepas sehari dari dirinya sehingga hal itulah yang membuat Dinah jadi bosan dengan kehidupan kerajaan yang itu-itu saja. Ditambah ibunya yang sudah meninggal dari dia berumur 10 tahun juga membuat dirinya h...

Novel Ini Mengubah Cara Pandangku Terhadap Dunia? Review Novel Dunia Sophie

Aku menyelesaikan satu buku yang supertebel yang pastinya kamu pernah lihat, entah itu di toko buku, perpustakaan, atau di timeline sosial media kamu. Buku yang digadang-gadang best seller di hampir semua negara dan telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa ini tentu saja menarik perhatianku, dong. Dan setelah kubaca aku harus mengakui bahwa novel ini memang layak untuk dibaca. Emangnya aku ngomongin novel apa sih? Jadi novel yang lagi kubahas yaitu Dunia Sophie yang ditulis oleh Jostein Gaarder. Sebuah novel yang menghadirkan tema & genre filsafat di dalamnya yang dikemas dalam cerita fiktif yang menarik. Penasaran gimana impresiku terhadap novel tebal yang satu ini? Yuk ikutin terus blog kali ini ya, karena bakal seru banget. Novel ini bercerita tentang gadis 14 tahun bernama Sophie Amundsend yang suatu hari sepulangnya dari sekolah, dia mendapatkan surat aneh tanpa nama pengirim yang menanyakan satu hal sederhana: "Siapa kamu?" Belum selesai sampai di sana, dia kemu...