Langsung ke konten utama

Cerita yang Membuat Bertanya-tanya Bagaimana Kehidupan yang Indah itu Sebenarnya, Review Novel Dunia Baru yang Gemilang

Setelah lumayan lama aku tidak membaca klasik, akhirnya aku kembali membaca salah satu novel klasik yang dulu sempat aku wishlist-in sampai-sampai versi terjemahan dari Bentang Pustaka sudah tidak pernah dicetak ulang. Akhirnya aku bisa mendapatkan Brave New World yang ditulis Aldous Huxley ini versi terjemahan dari cetakan Penerbit Kakatua.

Novel ini judul terjemahannya jadi Dunia Baru yang Gemilang dan jujur setelah aku membaca sampai selesai, rasa-rasanya memang cocok banget menyandang judul tersebut. Ikutin terus reviewnya untuk tahu bagaimana impresiku, ya!



Dunia Baru yang Gemilang ini menceritakan tentang sebuah kota atau dunia, tempat di mana segala sesuatunya tampak teratur dan disetel sedemikian rupa sehingga mencapai keseimbangan harmonis dalam bermasyarakat.

Setting tempatnya mengambil waktu di masa depan yaitu sekitar 2540 Masehi atau di cerita ini disebut sebagai 632 AF atau singkatan dari After Ford, yang mana di sini sosok Ford dianggap sebagai sosok yang paling tinggi atau kastanya setara Tuhan, yang mengambil setting tempat utama di London sana.

Seiring berjalannya cerita, kita akan mulai diperkenalkan oleh bagaimana London yang di masa mendatang "beroperasi", sampai mengulik kisah tokoh-tokoh yang hidup di sana, mengambil dari beberapa kasta masyarakat yang ada. Semakin ceritanya berjalan kita akan semakin dibuat bertanya-tanya, sebenarnya dunia yang dijanjikan seperti cerita ini tuh, apa sih yang harus dikorbankan untuk tampak indah dan gemilang? Nah, kamu bisa baca sendiri di novelnya ya!


Sekarang kita masuk ke narasinya. Novel ini menggunakan sudut pandang orang ketiga di mana penulis di sini berperan sebagai teller atau yang menceritakan segalanya yang terjadi. Di bagian awal seperti yang tadi aku singgung, kita akan diperlihatkan mengenai "tour" bagaimana segala sesuatu di sini terjadi. Scene di bagian awal ini sudah sanggup bikin kening berkerut tapi di dalam hati kagum, mengenai bagaimana orang-orang di sana ternyata memang sengaja diciptakan oleh sebuah sistem yang nantinya harapannya akan ditempatkan sesuai dengan posisi atau kasta masing-masing. Nanti di bagian menuju pertengahan kita akan mengikuti kisah tokoh bernama Lenina, Bernard, John, Mustapha Mond, dan masih banyak lagi yang akan aku jelaskan di poin selanjutnya.

Untuk alur dari novel ini sebenernya di bagian awal itu bergerak lambat namun semakin kita mulai familiar dengan gaya bercerita Aldous Huxley, semakin aku bisa tersedot ke dalam ceritanya dan segala sesuatunya terjadi begitu cepat. Seperti yang aku bilang bahwa di sini penulis tuh ingin menceritakan segala yang terjadi sehingga ada cukup banyak di mana tokoh di sini mulai bermonolog, ada yang memikirkan segala nya, atau cukup menceritakan kisah secara garis besar dalam skala yang besar. Alur cerita sebenarnya mulai seru ketika Lenina, gadis cantik dari golongan Beta, mulai dekat dengan Bernard, laki-laki biasa dari golongan Alfa yang selalu merasa kesepian. Di situlah perjalanan atau semacam sudut kecil kehidupan masyarakat London ini mulai dijabarkan dalam skala kecil yang bikin aku sebagai pembaca tuh di satu sisi berempati tapi di sini lain juga merasa aneh.

Tokoh di dalam sini sebenarnya ada banyak sekali bahkan beberapa tokoh yang kita temui di bagian awal cerita sudah akan tidak dibahas lagi ketika kita sampai di akhir cerita. Karena cerita yang kesannya menampilkan dalam skala besar, maka di beberapa halaman sekali pembaca dapat merasakan bagaimana fokus utama atau tokoh utama cerita ini lama-kelamaan sedikit berubah. Nah di sini ada yang unik, karena John yang tadi sempat aku singgung itu sebenarnya bukan orang dari London atau di cerita ini disebut sebagai tokoh di luar tempat yang beradab. Kehadiran John inilah yang akhirnya sedikit membukakan pikiranku mengenai pola pikir, norma sosial, dan kebiasaan orang-orang London ini yang bikin aku jadi mikir: "sebenarnya, dunia yang gemilang itu, kayak gimana sih?".

Kalau membahas hal yang aku suka sebenernya cukup banyak. Mungkin kita mulai dari penuturan terjemahannya dulu yang menurut aku meskipun rumit tapi tetap enak untuk diikuti sampai akhir cerita. Aku kurang tahu kalau versi terjemahan lain yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka apakah bahasanya juga luwes seperti terbitan Kakatua, tapi kalau yang aku baca ini cukup luwes. Kemudian aku suka dengan bagaimana sepertinya novel ini memasukkan sindiran-sindiran ke seseorang yang selalu rela melakukan segala hal demi terlihat baik, ada juga sindiran tentang penindasan kaum yang dianggap lemah, dan bagaimana dunia kita ini di beberapa tempat masih menganut tradisi, budaya, dan ajaran tertentu yang mengesampingkan kemanusiaan.

Sementara untuk hal yang aku kurang suka, sebenernya ini lebih ke peringatan atau disclaimer bagi yang mau membacanya, yaitu novel ini di beberapa bagian ada yang cukup disturbing atau mengganggu gitu ya sehingga ketika membacanya ingin masuk ke dunianya dan berkata "hey, hey, hey, ini ada apa?" gitu. Juga, bagaimana novel ini seperti meninggalkan perasaan tidak enak setelah membaca beberapa bagian. Tapi untuk aku pribadi hal tersebut tidak menjadi masalah besar, tapi tetap patut diperhatikan untuk sebagian pembaca atas kebijaksanaannya.

Karenanya novel ini aku mau kasih 5 bintang sempurna, sebuah bacaan klasik yang menggabungkan distopia dengan sindirian keras terhadap sosial. Aku merekomendasikan ini kalau kamu lagi suka dengan buku bacaan yang menyindir sistem sosial seperti karya-karya George Orwell, Ray Bradbury, dan semacamnya.


Oke itu tadi adalah reviewku mengenai Brave New World atau Dunia Baru yang Gemilang yang ditulis oleh Aldous Huxley. Buat kamu yang sudah baca bisa kasih tahu opininya di kolom komentar di bawah ya! Sekian blog kali ini dan kita akan ketemu lagi di review-review selanjutnya, dadah!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kasus Misteri Pembunuhan dengan Ending yang Kelewat Santai? Review Novel The Newcomer

Setelah membaca judul Malice yang ditulis oleh Keigo Higashino, aku melanjutkan untuk membaca judul lain dari seri detektif Kaga yang diterbitkan oleh Gramedia. Meskipun novel berseri, tapi ceritanya tidak saling bersambung. Makanya di blog kali ini aku bakalan membahas nih novel The Newcomer yang ditulis oleh Keigo Higashino, yang mana judul terjemahannya menjadi Pembunuhan di Nihonbashi. Tanpa berlama-lama lagi langsung saja kita mulai yuk ke reviewnya! Novel ini bercerita mengenai kasus pembunuhan yang menimpa seorang wanita berusia sekitar 45 tahun, yang ditemukan tewas di apartemennya di daerah Kodenma-cho. Detektif Kaga yang kita temui di novel Malice dikerahkan untuk kasus ini, yang mana posisinya baru saja dipindahtugaskan di Nihonbashi, dan dekektif Kaga-lah yang menangani kasus ini dengan beberapa seniornya. Tidak menyangka bahwa penyelidikan yang dilakukan oleh detektif Kaga sedikit banyak akan mengungkapkan rahasia-rahasia dari banyak tokoh yang secara tidak langsung berhub...

Baca Novel ini Bikin Merinding Sama Kelakuan Manusia! Review Novel Ve

Nggak kerasa 2024 sudah sampai di bulan Februari. Dan sedikit berbeda dengan kebanyakan orang yang mengawali atau menentukan tema bacaan di bulan ini dengan romance, aku memutuskan untuk membaca buku-buku dengan genre misteri-thriller. Salah satunya yang akan aku review di kesempatan kali ini, yaitu Ve karyanya Vinca Callista. For your information, buku ini adalah buku ke-2 dari Vinca Callista yang aku baca, dan kali ini aku akan mencoba review dengan sedikit comparison dengan buku lain yang pernah aku baca. So, tanpa berlama-lama lagi langsung saja kita mulai yuk ke reviewnya! Novel ini bercerita tentang seorang gadis bernama Vermillion yang lebih akrab dipanggil Ve. Suatu hari setelah ia pulang dari rumah temannya, ia mendapati kondisi apartemennya yang tidak seperti biasanya. Ayahnya mulai meracu mengatakan bahwa ibunya pergi, pergi bersama selingkuhannya menuju London. Ve dengan pikiran yang belum sepenuhnya bisa mencerna semua ini, mulai disadarkan kembali dengan ayahnya yang meng...

Mengenal 5 Rasul Ulul Azmi Lewat Buku ini! Review Graphic Novel Ulul Azmi

Buat kamu yang Muslim, pasti sudah nggak asing dengan sebutan Ulul Azmi ya, yaitu 5 rasul yang diberkati wahyu luar biasa oleh Allah swt. dalam penyebaran agama Islam di zaman-zaman kehidupan Nabi. Nah pas banget nih aku ada satu bacaan tentang Ulul Azmi tersebut yang akan aku bahas di kesempatan kali ini. Di blog kali ini aku mau membahas sebuah graphic novel dengan judul Ulul Azmi: Kisah 5 Nabi Pilihan yang ditulis oleh Yuyun. Penasaran seperti apa impresiku? Langsung saja kita mulai yuk ke reviewnya! Sesuai dengan judul dari graphic novel ini, di sini berisikan kisah 5 nabi yang mendapat gelar Ulul Azmi, yang terdiri dari: Nuh as, Ibrahim as, Musa as, Isa as, dan Muhammad saw. Mungkin kita pribadi sudah sering ya mendengar atau at least tahu bagaimana kisah dari nabi-nabi tersebut beserta wahyu-wahyu yang diberikan kepada mereka. Dan dengan adanya graphic novel ini semacam menjadi media lain untuk kita tahu cerita secara detailnya. Di sini berisikan 5 bab yang mana di masing-masing ...

Fantasi dengan Hierarki dan Power yang Antimainstream? Review Novel Renegades

Siapa di sini yang suka baca novel fantasi? Apalagi yang ada unsur pertarungan ala-ala semi dark fantasy itu? Kayaknya kamu bakalan suka sama novel Renegades karyanya Marissa Meyer yang satu ini. Ikutin terus reviewnya untuk tahu gimana impresiku sama novel ini ya! So tanpa berlama-lama lagi langsung saja kita mulai yuk ke reviewnya! Novel ini bercerita tentang gadis kecil bernama Nova yang hidup sederhana dengan kedua orang tuanya dan adiknya yang masih bayi di sebuah apartemen kecil dan sempit di suatu gang. Nah, Nova ini tuh hidup di era di mana telah terjadi revolusi yang berawal dari Era Anarchy sampai masa kejayaannya dan yang perlahan mulai runtuh sejak adanya golongan baru yang bernama Renegades, dan Renegades ini digadang-gadang sebagai penyelamat atau penolong top nomer satu di era revolusi tersebut. Namun nova menyaksikan sendiri bahwa apa yang dikatakan terkait Renegades hanyalah omong kosong semata sehingga dia mulai menaruh dendam pada Renegades dan ingin membalaskan dend...

Melihat Isu Diskriminasi Ras Dari Sudut Pandang Anak Kecil? Review Novel To Kill a Mockingbird

Aku sering banget ngelihat judul To Kill a Mockingbird yang ditulis oleh Harper Lee ini sebagai salah satu novel klasik yang katanya wajib dibaca minimal sekali seumur hidup. Sampai akhirnya aku berpikir emangnya isinya tentang apa sih kok sampai dapat label tersebut? Sampai akhirnya aku punya kesempatan untuk baca novel ini bulan ini dan akhirnya aku bisa membuktikan kenapa novel ini diberi label tersebut, bahkan menurutku layak untuk mendapatkan label minimal baca sekali seumur hidup. Jadi di sini aku bakal mereview novel ini serta menjabarkan bagaimana impresiku pada akhirnya dan berapa rating untuk buku ini. Kalau kalian penasaran langsung saja kita mulai yuk ke reviewnya! Novel ini bercerita tentang kehidupan seorang anak perempuan yang bernama Jean Louise. Dia hidup di era Amerika pada tahun sekitar 1950-an, di mana tahun-tahun itu masih getol-getolnya Amerika melakukan "perlakuan khusus" alias diskriminasi kepada ras-ras tertentu, khususnya ras orang kulit hitam. Jean ...

Novel Ini Mengubah Cara Pandangku Terhadap Dunia? Review Novel Dunia Sophie

Aku menyelesaikan satu buku yang supertebel yang pastinya kamu pernah lihat, entah itu di toko buku, perpustakaan, atau di timeline sosial media kamu. Buku yang digadang-gadang best seller di hampir semua negara dan telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa ini tentu saja menarik perhatianku, dong. Dan setelah kubaca aku harus mengakui bahwa novel ini memang layak untuk dibaca. Emangnya aku ngomongin novel apa sih? Jadi novel yang lagi kubahas yaitu Dunia Sophie yang ditulis oleh Jostein Gaarder. Sebuah novel yang menghadirkan tema & genre filsafat di dalamnya yang dikemas dalam cerita fiktif yang menarik. Penasaran gimana impresiku terhadap novel tebal yang satu ini? Yuk ikutin terus blog kali ini ya, karena bakal seru banget. Novel ini bercerita tentang gadis 14 tahun bernama Sophie Amundsend yang suatu hari sepulangnya dari sekolah, dia mendapatkan surat aneh tanpa nama pengirim yang menanyakan satu hal sederhana: "Siapa kamu?" Belum selesai sampai di sana, dia kemu...

Komik Action dengan Bumbu Time Travel? Review Komik Tokyo Revengers vol. 1

Di bulan ini aku membaca satu komik yang awalnya aku nggak berharap banyak, tapi setelah aku baca cukup menarik karena menghadirkan unsur action. Nggak hanya itu, di sela-sela adegan action tersebut ternyata juga ada hubungannya sama time travel loh! Wah, komik apaan tuh emangnya? Kali ini aku akan bahas komik Tokyo Revengers vol. 1 yang ditulis oleh Ken Wakui. Aku baca komik ini di Google Play Books, jadi kamu juga bisa dapatkan komik ini di sana ya! Oke tanpa berlama-lama lagi langsung saja yuk kita mulai ke reviewnya! Komik ini bercerita tentang seorang laki-laki bernama Takemichi yang melihat pada berita di suatu hari, tentang adanya sebuah pembunuhan oleh gangster yang cukup menakutkan di Jepang. Betapa terkejutnya Takemichi saat mengetahui bahwa mantan pacarnya, satu-satunya pacar yang ia punyai saat masih sekolah dulu, juga ikut menjadi korban pembunuhan tersebut. Takemichi yang mulai mengingat-ingat banyak kejadian dengan Hinata, pacar lamanya itu, mulai kehilangan "arah...

Banyak Pelajaran Hidup yang Berkaitan Dengan Matematika? Review Buku Tuhan Pasti Ahli Matematika

Adakah di sini yang suka dengan pelajaran matematika? Atau justru sudah malas duluan denger kata matematika? Dan beranggapan bahwa "pelajaran matematika itu nggak digunain di kehidupan sehari-hari!" Mungkin buku ini akan sedikit banyak merubah pola pikir kamu tentang matematika itu sendiri. Salah satu buku nonfiksi wishlist aku yaitu Tuhan Pasti Ahli Matematika karyanya Hadi Susanto ini, sudah dari lama menarik perhatianku karena judulnya yang menggelitik. Dan karena akhirnya punya kesempatan untuk baca, aku mau sharing ke kamu di blog ini mengenai impresiku. Ikutin terus ya! Buku ini nggak semerta-merta bakalan kasih kamu latihan soal matematika yang harus kamu kerjakan saat itu juga dan menyimak pembahasan soalnya. Jauh banget dari itu ya, hahaha. Buku ini bakalan sedikit banyak mengulik mengenai filosofi kehidupan dicampur dengan pengalaman penulis yang menggemari matematika, bahkan sampai menjadi dosen matematika di kampus ternama di luar negeri loh! Lewat buku ini kita a...

Satu Buku Dengan Tema Kompleks Dengan Ending yang Heart-Warming, Review Novel Illuminae

Buat kamu yang mungkin sudah berkecimpung di dunia perbukuan sebelumnya, pasti tahu salah satu seri fantasi yang cukup hype satu ini, yang bakalan aku bahas di kesempatan kali ini, yaitu Illuminae karyanya Amie Kaufman & Jay Kristoff. Aku beruntung banget bisa dapetin buku ini secara preloved dengan harga murah, di tengah buku ini sudah mulai langka-langkanya. Dan ternyata setelah membaca novel ini aku merasa kalau memang novelnya cukup worth the hype. Pensaran gimana impresiku selanjutnya mengenai novel ini, langsung saja yuk kita mulai ke reviewnya! Novel ini bercerita tentang seorang gadis bernama Kady dan juga pacarnya Ezra, yang pada suatu pagi memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka. Mereka pun awalnya saling tak percaya dan harus melepaskan hubungan mereka dengan berat. Namun tak lama setelah mereka memutuskan hubungan itulah, sepasukan pesawat tempur datang dan menginvansi planet tempat mereka tinggal. Kekacauan di mana-mana dan mereka pun saling membantu menyelamatkan ...

Retelling dari Alice's Adventure in Wonderland dari POV Ratu Hati? Review Novel Queen of the Hearts

Siapa di sini yang pernah baca atau nonton Alice's Adventure in Wonderland? Aku personally suka banget sama filmnya, dan ketika membaca ini tanpa aku sadari bahwa ini adalah novel retelling dari AAW yang membuatku bernostalgia dan kebetulan aku suka banget! Novel yang mau aku bahas yaitu Queen of the Hearts yang ditulis oleh Colleen Oakes. Dan setelah aku cari tahu novel ini tuh ternyata judul pertama dari seri Queen of Hearts Saga. Aku sendiri meminjam buku ini dari perpustakaan kampus secara random dan ternyata bagus! Jadi daripada kelamaan yapping, langsung kita mulai ke reviewnya saja yuk! Novel ini bercerita tentang Dinah sebagai putri sulung dari Raja Hati, raja yang memimpin di Wonderland saat ini hidup dengan penuh kekerasan. Sifat ayahnya yang keras itu pun tidak pernah lepas sehari dari dirinya sehingga hal itulah yang membuat Dinah jadi bosan dengan kehidupan kerajaan yang itu-itu saja. Ditambah ibunya yang sudah meninggal dari dia berumur 10 tahun juga membuat dirinya h...