Kisah Persahabatan Antara Anak Baru dan Anak Bandel demi Sebuah Proyek, Review Novel Dream Launch Project
Setelah kayaknya aku lama nggak membaca novel-novel slice of life yang adaptasi dari Wattpad, kali ini aku mau review salah satu novel dari penulis Indonesia yang sempat aku wishlist-in dan akhirnya kesampaian baca.
Judul yang mau aku bahas kali ini adalah Dream Launch Project yang ditulis oleh Renita Nozaria, salah satu penulis Wattpad kesukaanku. Kalau kalian penasaran gimana reviewnya langsung saja kita mulai yuk!
Suatu ketika mereka membuat kesalahan besar yang membuat Pak Terry, wali kelas mereka, memberikan hukuman dan julukan kepada tiga bersahabat itu sebagai Sontoloyo.
Para Sontoloyo harus mengikuti kemauan Pak Terry sampai suatu ketika, salah satu dari mereka mendapat masalah dengan ketua geng sekolah lain yang mengakibatkan mereka harus membuat proyek yang diberi nama Dream Launch Project. Lantas bagaimanakah ketiganya menyusun ide proyek tersebut dan apa yang akan terjadi selanjutnya, kalian bisa baca sendiri di novelnya ya!
Sekarang kita mulai reviewnya dari narasinya terlebih dahulu. Novel ini diceritakan dari sudut pandang orang ketiga yang nanti akan berganti-gantian membahas kisah dari masing-masing POV tiga bersahabat ini. Dari penuturan itu pula pembaca jadi sedikit banyak dibuat berkenalan dengan siapa aja ketiga dari mereka ini, apa latar belakangnya, dan kenakalan apa yang mereka lakukan di sekolah. Narasinya digambarkan dengan luwes, seperti gaya bercerita penulis di buku lain yang pernah aku baca. Meskipun ada beberapa bagian yang menurut aku terlalu kaku, khususnya di bagian dialog atau pesan berbasis chat yang juga dimasukkan di sini, tampak aneh jika itu dilontarkan di dunia nyata.
Selanjutnya untuk alur dari novel ini bergerak maju di mana nanti kita di bagian awal akan diperlihatkan dengan prolog yang bercerita tentang seseorang yang hendak mengakhiri hidupnya, namun ada satu momen dan nama yang membuat si orang ini jadi menggagalkan kisahnya. Kemudian masuk ke bab 1, kita akan mengikuti kisah Jeno yang baru saja pindah ke sekolah barunya itu. Kemudian kita nanti akan mulai diperlihatkan bagaimana perkenalan mereka dengan Nana dan Injun yang menyadari keberadaannya, sampailah mereka menjadi tiga serangkai yang koplak satu sama lain. Kecepatan alurnya bisa kubilang dibangun dengan porsi yang pas, tidak terlalu cepat ataupun lambat, yang membuat ceritanya juga bergulir dengan enak sampai akhir.
Tokoh-tokoh di novel ini sebenernya nggak banyak yang menjadikannya kisahnya cukup menyoroti ketiga tokoh utama di sini beserta Pak Terry. Mungkin di beberapa bagian kita akan sempat mengikuti satu-dua tokoh yang terasa ganjil kedatangannya tapi ketika mengikuti sampai selesai, barulah di situ kita akan mengerti bahwa kemunculan tokoh-tokoh tersebut dimaksudkan sebagai plot twist yang cukup membuat cerita ini jadi punya daya tarik tersendiri. Kalau ngomongin karakter, sebenernya nggak jauh beda satu dengan yang lainnya, tapi aku suka ketika ada momen di mana satu-dua tokoh di sini yang bisa menurutkan isi hati, isi pikirannya, tentang makna hidup yang bikin aku nyes banget.
Sekarang kalau ngomongin hal yang aku suka, pertama aku suka dengan covernya yang cukup menggambarkan ceritanya meskipun bagian itu hanya akan kita temui di bagian menuju ending. Selain itu ceritanya yang digambarkan fresh, mengalir, dan apa adanya juga membuat pengalaman membacanya jadi menyenangkan. Kemudian unsur romance yang dibangun di sini juga sebenernya tipis banget yang bikin novel ini jadi ada sentuhan hangatnya. Dan nggak lupa beberapa quotes atau ajaran-ajaran tentang kehidupan yang diselipkan oleh penulis di sini juga sukses bikin sesek napas.
Sementara untuk hal yang aku kurang suka, aku merasa di beberapa bagian tuh kesannya jadi too much information yang aku merasa bolehlah jika bagian itu tidak disertakan dalam novel ini karena tidak mengubah ceritanya secara keseluruhan. Belum lagi ada bagian yang tampaknya cringe yang bikin ketika bacanya tuh jadi geli sendiri. Dan kalau dari segi ceritanya juga, aku merasa 100 halaman terakhir itu seperti dibuat terburu-buru dengan timeline 5 tahun setelah mereka lulus SMA yang bikin aku jadi merasa ceritanya nggak terkesan natural lagi.
Karenanya dengan beberapa pertimbangan tersebut aku mau kasih 3 dari 5 bintang untuk Dream Launch Project. Sebuah novel ringan yang mungkin cocok dibaca kalau kamu penyuka AU atau novel-novel Wattpad.
Oke itu tadi adalah reviewku mengenai Dream Launch Project yang ditulis oleh Renita Nozaria. Kalau kamu sudah baca juga bisa tulis di kolom komentar di bawah bagaimana impresinya. Aku akhiri dulu sampai sini blognya dan kita akan ketemu lagi di review-review selanjutnya. Dadah!

Komentar
Posting Komentar