Aku baru menyadari bahwa sudah cukup lama aku nggak baca novel horor dan kali ini aku kembali dengan salah satu novel horor yang ditulis penulis Indonesia, yaitu Hotel Mooi Indie yang ditulis oleh Sekar Ayu Asmara.
Tanpa berlama-lama lagi langsung saja kita mulai reviewnya!
Namun siapa sangka hotel yang tampak artsy ini ternyata semacam mengutuk orang-orang yang memiliki niat berselingkuh dan memberikan pelajaran bahwa hubungan percintaan harus dijalin selama-lamanya.
Bersamaan dengan itu pula sejarah kelam masa lalu hotel ini mulai terkuak. Nah kamu bisa baca sendiri untuk tahu apa sebenarnya yang terjadi di novel ini ya!
Sekarang aku mau bahas dari narasinya, digambarkan menggunakan point of view atau sudut pandang orang ketiga. Seperti yang aku bilang tadi bahwa tokoh di sini ada banyak sehingga kita bisa melihat tuh latar belakang dari masing-masing tokoh seperti apa dan apa yang menyebabkan mereka hingga memutuskan singgah di hotel tersebut. Setting tempat yang sedari awal digambarkan oleh penulis di sini memang sanggup membuat bulu kuduk meremang, terutama di bagian-bagian tertentu yang cukup gore, jadi aku sarankan kalian persiapkan mental dulu sebelum membacanya ya!
Alur dari novel ini juga cukup cepat dimulai dari satu demi satu tokoh memasuki hotel ini dengan kesibukan dan urusannya masing-masing. Dan juga bagaimana kengerian demi kengerian yang dialami oleh tokohnya dijabarkan juga menurut aku to the point, dan khas seperti film-film horor Indonesia. Akan tetapi karena saking cepatnya, dan novel ini tipis juga, jadi di beberapa bagian tuh memang ada hal-hal janggal yang nggak bisa dijelasin pakai akal sehat.
Tokoh-tokohnya sebenernya aku bingung mau membahas apa. Karakter dari sekian banyak tokoh di sini tuh cenderung abu-abu, terutama yang bertugas sebagai penjaga resepsionis di sini yang memang menampakkan aura tidak enak. Sementara untuk tokoh para tamu yang menginap juga memiliki sisi buruk yang sama. Pembangunan karakternya juga kurang kuat kalau menurut aku pribadi.
Sekarang aku mau bahas hal yang aku suka dari novel ini, yang pertama tentu dari setting tempat yang dibangun yang disajikan dengan apik dengan narasi penulis yang enak untuk dibaca dari awal sampai akhir. Bagaimana penulis membangun suasana mencekam dari hotel ini juga menurut aku patut diapresiasi. Nggak luput, adanya sedikit plot twist kecil yang okelah untuk novel setipis ini sehingga ceritanya nggak flat-flat banget.
Akan tetapi karena novel ini tipis, aku juga merasa penyelesaian ceritanya tuh dibuat cukup terburu-buru yang bikin aku heran sendiri. Belum lagi kadang dialog-dialog yang dilontarkan cukup nggak make sense untuk situasi genting yang sedang terjadi di sini. Selain itu dari beberapa review yang aku lihat di Goodreads banyak yang mengatakan bahwa novel ini terkesan seperti sinetron dan menurut aku iya banget! Adegan demi adegan di sini khas sinetron yang biasa kita tonton, hahaha.
Atas beberapa pertimbangan tersebut aku mau kasih novel ini 3 dari 5 bintang saja. Meskipun eksekusinya kurang baik dan perlu poles sana-sini, aku akui membaca novel ini cukup untuk mengobati reading slump aku!
Oke itu tadi adalah reviewku tentang Hotel Mooi Indie yang ditulis oleh Sekar Ayu Asmara. Kalau kalian pernah baca coba tulis impresinya di kolom komentar di bawah ya! Aku akhiri sampai sini dan kita akan ketemu lagi di review-review selanjutnya, dadah!

Komentar
Posting Komentar